Jumat, 10 Juni 2011

Dana Pacu Jalur Disarang Penyamun, Rawan Dikorupsi

Jum’at, 10 Juni 2011
TELUKKUANTAN-Pemkab Kuansing memiliki kebijakan yang fantastis, tahun 2011 ini mereka menganggarkan dana APBD Kabupaten Kuantan Singingi untuk pelaksanaan pacu jalur Rp 1,2 milyar. Wah dana ini cukup besar dari tahun-tahun sebelumnya. Besarnya dana ini tentu menjadi peluang untuk disamun (korupsi, red).

Besarnya anggaran itu terungkat saat rapat dengan Wakil Bupati Drs. H Zulkifli, M.Si lusa di ruang multi media kantor bupati. Pacu jalur tingkat nasional sendiri akan digelar 21-24 Juli 2011.

Sementara itu, mantan Kepala Dinas Kebudayaan Kesenian dan Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Chaidir Arifin pernah mengemukakan kalau perlu adanya dana abadi Rp 1 milyar untuk pelaksnaaan pacu jalur sehingga panitia pacu jalur tidak terlalu tergantung kepada sponsor.

Mimpi Chaidir yang saat ini telah pensiun itu ternyata terwujud juga, Pemkab Kuansing menganggarkan dana Rp 1,2 milyar, tentu pelaksnaaan event pacu jalur Kuansing ini akan lebih sukses dan meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kemudian dari pada itu, suatu hal yang dinilai wajar untuk memberikan penilaian dan dugaan kepada anggaran pacu jalur jalur tersebut disarang penyamun dan rawan dikorupsi, karena salah satu satker yang mengelola kegiatan seperti rumah jalur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) saja telah banyak menyeret oknum masuk penjara, dananya tidak sampai Rp 200 juta. (Noprio sandi)

Bupati Kuansing, Jangan Sekedar Kecewa Hasil UN

Jum’at 10 Juni 2011
TELUKKUANTAN-Bupati Kuansing H Sukarmis setelah mengetahui hasil UN tingkat SMA dan SMP menaruh rasa kecewa. Namun akankah kekecewaan itu bisa memperbaiki keadaan. Karena melorotnya hasil ujian ini hampir sama kasusnya lima tahun lalu, dimana Kuansing juga mau menggelar pemilukada. Apakah ini ada korelasinya, atauhkan guru yang ditugaskan mengajar juga telah diberi tugas mencari suara untuk memenangkan salah satu pasangan calon?.

Banyak pertanyaan yang akan timbul jika permasalahan ini diapungkan. Lima tahun yang lalu, saat Bupati Kuansing H Sukarmis melaksanakan ulang tahun ke-51 di salah satu hotel mewah Kota Padang, ajang ulang tahun ini juga diselipkan agenda rapat penting dengan sejumlah kepala sekolah, kacab dinas sampai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk membahas kemelorotan nilai hasil UN murid-murid Kuansing, baik tingkat SMA maupun tingkat SMP.

Empat tahun kemudian, ternyata Kuansing bangkit, urutan peringkat setiap tahun meningkat, bahkan hampir berada pada posisi puncak ditangan kepala Dinas Pendidikan Drs. Alwis, M.Si.

Namun ketika memasuki tahun ke lima ketika Sukarmis jadi bupati, nilai UN siswa SMP dan SMA kembali merosot seperti lima tahun yang lalu. Memang ada diantara guru yang telah dipanggil ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait permasalahan adanya perintah dari atasan mereka mengumpulkan nama-nama dengan berbagai alas an.

Bahkan sejumlah guru mengaku diintimidasi, dipindahkan tanpa sebab. Ini perlu menjadi bahan dan cermin bagi Bupati Kuansing H Sukarmis untuk berkaca atas kegagalan  tersebut, jangan hanya sekedar kecewa. (Noprio sandi)

TK Pertiwi Teluk Kuantan Terima Murid Baru

Jum’at 10 Juni 2011
TELUKKUANTAN-TK Pertiwi Teluk Kuantan saat ini telah membuka pendaftaran bagi penerimaan murid baru tahun 2011/2012. TK ini merupakan TK yang paling tua di Kabupaten Kuantan Singingi, sehingga wajar mereka mengandalkan tenaga pengajar yang telah berpengalaman.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum, TK ini memang sengaja menjual pengalaman tenaga pengajarnya untuk mengalahkan pesaing TK lainnya di Kabupaten Kuantan Singingi terutama Kota Teluk Kuantan, pesaing mereka TK Pembina di Jalan Abdoer Rauf Kelurahan Sungai Jering Teluk Kuantan, dan TK Islam Masjid Raya Pasar Teluk Kuantan.

Untuk mendaftar ke TK Pembina ini hanya dibutuhkan uang pendaftaran Rp 50.000,-. Juga mereka mengandalkan lokasi TK yang strategis jalan Linggar Jati Teluk Kuantan, samping Radio Pemerintah Daerah (RPD) Kabupaten Kuantan Singingi.

Bahkan mereka meminta masyarakat untuk meyakinkan anak-anak telah dididik dengan tenaga professional dan berpengalaman dalam mendidik anak usia Taman Kanak-Kanak dan persiapan anak untuk memasuki usai Sekolah Dasar. (Noprio sandi)

PLN Himbau Penghematan Pemakaian Listrik

Jum’at 10 Juni 2011
TELUKKUANTAN-PT PLN Persero Teluk Kuantan menghimbau masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi untuk melakukan penghematan pemakaian energi listrik. Pengehematan tersebut sehubungan dengan terbatasnya pasokan energi listrik akibat musim kemarau.

Himbauan itu telah diumumkan oleh PLN termasuk melalui pengumuman resmi di Radio Pemerintah Daerah (RPD) secara berulang, dengan kuantitas siaran yang cukup tinggi, sehingga menarik perhatian masyarakat.

Pengematan yang dihimbaukan tersebut, masyarakat diminta untuk menyalakan listrik seperlunya, mematikan listrik yang tidak penting.

Kemudian dari pada itu, sehubungan dengan program naik daya gratis yang hanya sampai akhir Juni, maka PLN juga menghimbau masyarakat Kuansing untuk sesegera mungkin melakukan pendaftaran dengan membawa rekening listrik terakhir dan foto kopi KTP. Program naik daya itu dari daya 450 VA ke 1.300 VA, 450 ke 2.200 VA dan daya 900 ke 1.300 VA atau 900 ke 2.200 VA.

Dan terkait masyarakat yang akan melakukan sambungan baru, PLN meminta untuk langsung datang ke kantor PLN terdekat. Dan meminta masyarakat mengetahui kalau PLN tidak pernah menerima pembayaran di luar loket pembayaran PLN.

Jadi apabila anda diajak untuk melakukan pembayaran di luar loket PLN, maka PLN juga menhimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembayaran di luar loket PLN tersebut. Untuk biaya sambung baru sendiri, untuk daya 900 VA sebesar Rp 675.000,-, 1.300 VA biayanya Rp 975.000,-  sedangkan biaya sambung baru 2.200 VA sebesar Rp 1.675.000,-.
PLN juga mengingatkan masyarakat agar menghindari calo dalam naik daya dan penyambungan listrik baru.(Noprio sandi)