Rabu, 01 Juni 2011

Wako Menangis di Hari Kasih Sayang Ayah dan Anak

Rabu, 1 Juni 201

PEKANBARU-Riauterkini melansir, Walikota Pekanbaru, Herman Abdullah didampingi istrinya Evi Mayroza menitikkan air mata haru saat mendengar lagu ucapan terima kasih yang ditujukan kepada dirinya oleh puluhan siswa (pelajar-red) dalam paduan suara pada acara peringatan hari Ayah Cahaya Keluarga, Rabu (1/6/11) di halaman kantor walikota Pekanbaru.

Dikatakan Wako, dirinya merasa terharu mengingat perjuangan dan usahanya memimpin kota Pekanbaru Bertuah selama hampir 10 tahun. Berbagai kendala dan rintangan dihadapinya demi memajukan kota Bertuah. “Saya benar-benar merasa terharu saat mendengar lagu terima kasih dari para siswa mewakili sekolah se Pekanbaru tadi atas jasa dan perjuangan saya selama ini. Tadi saya sempat meneteskan air mata. Mudah-mudahan usaha dan perjuangan saya selama ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Pekanbaru khususnya,”ucap wako terharu.

Pada kesempatan peringatan hari Ayah Cahaya Keluarga yang sudah dicetus sejak 1 Juni 2009 lalu, wako juga mengucapkan kata perpisahan dan ucapan maaf kepada jajaran pemerintah yang hadir dan seluruh masyarakat Pekanbaru atas kinerjanya selama ini yang dinilai belum memuaskan. “Pada kesempatan ini saya ingin meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat kota Pekanbaru atas kinerja atau perjuangan saya yang dinilai belum berhasil atau memuaskan. Maklumlah sebagai manusia biasa, penuh dengan khilaf dan kekurangan,”ucapnya lagi.

Wako berharap kepada jajaran pemerintah Pekanbaru, pejabat, pegawai negeri dan pendidik supaya terus melaksanakan program ini ke depannya. “ Program Ayah cahaya keluraga ini akan artinya bagaimana kita membina keluarga. Jadi, yang merasa sebagai ayah, berilah motivasi kepada anak-anaknya. Didiklah mereka dengan akhlak dan budi pekerti yang baik. Tidak hanya memberikan uang, namun ajak mereka bercerita dan bersenda gurau supaya tidak ada lagi cerita seorang anak yang takut pada ayahnya,”ujar wako.

Ditambahkan Wako, sesuai dengan latar belakang dicetuskannya hari ayah cahaya keluarga ini disebabkan karena tingginya kenakalan remaja yang disebabkan karena kedua orang tua sibuk dengan karirnya masing-masing tanpa menghiraukan dan memperhatikan anak-anaknya. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar