Kamis, 19 Januari 2012

Petugas Kenbersihan Tetap Dipertahankan


Posting 4 Januari 2011
Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kuantan Singingi tetap
mempertahan sejumlah petugas kebersihan ditengah banyaknya tenaga
pramubakti yang dirumahkan. Mempertahankan itu terkait fungsi petugas
kebersihan sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan di Kuansing.

Penegasan itu dikatakan Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan
Jafrinaldi, AP Rabu (4/1) lalu di kantornya. "Kita tetap pertahankan,
mengingat itu masih kita butuhkan," tegas Jafrinaldi yang didampingi
sejumlah pejabat eselon lainnya.

Selama ini menurut Jafrinaldi, petugas kebersihan telah bekerja secara
maksimal setiap hari dalam menjaga kebersihan kota Teluk Kuantan serta
sejumlah ruas jalan terutama dalam upaya terus mengejar piala Adipura.

Namun demikian, Jafrinaldi tidak menapik jika memang ada beberapa
orang petugas kebersihan yang harus dirumahkan karena usianya telah
lanjut merujuk kepada Undang-Undang Tenaga Kerja dan kinerjanya kurang
baik. "Usia maksimal 60 tahun dan usia minimal 18 tahun, jadi memang
ada yang demikian terkena undang-undang tenaga kerja, kalau kita
pekerjakan juga, nanti kita kena resikonya," tambah Jafrinaldi yang
sebelumnya pernah menjabat Kabag Umum Sekretariat Daerah Pemkab
Kuansing.

Kemudian dari pada itu, selain petugas kebersihan, ada tenaga
pramubakti lainnya yang telah dirumahkan pada dinas ini, mulai dari
bagian administrasi, penjaga kantor sampai juru pungut. Dirumahkannya
sejumlah tenaga pramubakti ini ternyata ada imbasnya kepada pembagian
pekerjaan selama ini.

Untuk mengatasi permasalahan itu, pihaknya menurut Jafrinaldi telah
mengadakan rapat guna membagi tugas yang selama ini dikerjakan tenaga
pramubakti, dengan memberdayakan tenaga yang ada. "Bahkan untuk juru
pungut saat ini kita melibatkan kasi," katanya sambil menunjuk seorang
kasi di dinas itu.

Merumahkan sejumlah tenaga pramubakti ini lanjut Jafrinaldi telah
sesuai dengan hasil pertemuan dengan DPRD Kuansing beberapa waktu lalu
dan tidak ada hubungan dengan proses pemilukada lalu. "Tidak ada nomor
satu atau nomor duanya," tegas Jafrinaldi. (noprio sandi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar