Kamis, 19 Januari 2012

Stok Vaksin Aman


Posting 6 Januari 2012
Stok vaksin di Kabupaten Kuantan Singingi tetap aman. Meski saat ini terjadi pergantian tahun anggaran, stok vaksin ini selalu tersedia di Buffer Stock, termasuk jika masih kekurangan bisa minta bantuan ke provinsi.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan dr. Djasmudin Djalal, M.Kes Jum’at (6/1) di ruang kerjanya. “Tetap ada, tapi kalau kita kekurangan, kita minta bantuan provinsi ka nada atau ke buffer stock namanya itu, provinsi juga ada, kita juga ada, baik obat maupn vaksin,” kata Djasmudin.

Vaksin ini menurut Djasmudin jika dalam APBD Kabupaten Kuantan Singingi berupa habis pakai tetap dilelang, tapi kalau yang biasa itu menggunakan dana rutin.

Kalau dari dana APBD provinsi biasanya pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kuanan Singingi langsung menjemputnya. “Kita jemput, ada waktu-waktunya, kita jemput, kalau kebutuhan pos yandu sudah banyak yang tipis, kita juga melakukan pengambilan di provinsi, biasanya provinsi yang Bantu,” katanya.

Vaksin yang biasa diperlukan BSG, DPT1, DPT2, DPT3, vaksin campak, folio1 sampai 3, hefatitis sampai anak berumur 5 tahun (balita) yang pemberiannya dilakukan dip or yandu saat penimbangan.

Kendala yang ditemui menurut Djasmuddin vaksin ini bisa sampai ke masyarakat tergantung kepada keaktifan kader pos yandu, dimana kader pos yandu ini terdiri dari kader PKK. “Kalau seandainya vaksin tidak diberikan terkena resiko penyakit ini, BSG, TBC, folio terjadi kelumpuhan, DPT terjadi penyakit-penyakit menular berbahaya. Masyarakat tentu akan berbondong-bondong datang ke pos yandu, dia ada jadwal-jadwalnya satu bulan sekali,” tambahnya.

Terkait kader di lapangan, Djsmuddin tidak menafik jika kader ada yang atif dan ada juga kader yang tidak aktif. “Tergantung dari PKK juga, PKK di kecamatan, kita kan kerja sama kan, karena pos yandu ini kan milik PKK, kita dalam hal pemantau, tapi secara..yang bertanggung jawab PKK, masyarakat, kita kan hanya di meja lima, meja tu ada lima, meja satu, meja dua, meja tiga, meja empat, kader PKK, di meja lima itu petugas kita, penyuluhan, penyuntikan, imunisasi dan pemberian vaksin,” ulasnya lagi.

Sementara itu salah seorang ibu di Kecamatan Kuantan Tengah yang enggan disebutkan namanya mengaku menemukan tidak tersedianya vaksin di puskemas, sehingga harus datang minggu depan ketempat itu kembali.(noprio sandi)

1 komentar:

  1. jangan2 buffer stock ini sudah ekspair date sebelum kadisnya pensiun atau bisa2 n dijadikan sebagai pengadaan 2012......

    BalasHapus